Unik

Jumat, 17 Juni 2011

TRADISI MAKAN BAJAMBA DALAM PERPISAHAN SEKOLAH

                                                      inilah jamba bawaan orang tua siswa

TRADISI MAKAN BAJAMBA  DALAM PERPISAHAN SEKOLAH

                Tradisi membawa jamba berisi singgang ayam oleh orang tua siswa untuk acara perpisahan sekolah masih eksis di kecamatan Palembayan  kabupaten Agam, Sumbar..
                Hal itu dibuktikan dalam  perpisahan di SMPN 1 Palembayan Selasa(7/6) , dimana pada acara itu ratusan orang tua siswa  membawa jamba atau bungkusan berisi makanan ringan tradisional, nasi dan singgang ayam.
                Yang membawa jamba bukan saja orang tua siswa kelas 3 yang anaknya  menamatkan pelajaran di sekolah itu, tetapi juga orang tua siswa kelas 1 dan 2.
                Menurut ketua perpisahan , Alvian,   jamba bawaan orang tua  tersebut  dimakan bersama-sama dalam acara perpisahan , sehingga untuk urusan konsumsi panitia penyelanggara perpisahan tidak perlu lagi memungut uang kepada siswa.
                Dikatakan  Alvian, orang tua kelas tiga sebanyak  86 orang semua  membawa singgang ayam dalam jambanya.
“ Membawa singgang ayam bagi orang tua siswa yang anaknya lulus ujian merupakan tradisi bagi masyarakat Palembayan sejak dulu” kata Alvian.
                Singgang ayam itu  selain dimakan bersama  sebagian  dilelang . Uang hasil lelang digunakan untuk dana operasional dan pembangunan sekolah.
                Yang membeli singgang ayam diantaranya masyarakat sekitarnya  yang ramai  hadir dalam acara perpisahan.
Pada acara perpisahan  siswa menampilkan sejumlah pagelaran seni diantaranya tari khas minang yakni tari payuang yang diringi musik tradisional, selain itu juga nyanyian diiringi orgen tunggal.
                 Kepala UPT Pendidikakn kecamatan Palembayan, AR. Yutinov mengatakan, acara perpisahan sekolah merupakan keramaian yang menarik di dijubeli masyarakat teruitama untuk ikut serta dalam lelang singgang ayam.
“Bagi masyarakat  palembayan tradisi membawa jamba untuk perpisahan sekolah sudah berlangsung lama. Hal itu dilakukan pada perpisahan sekolah tingkat SD sampai SMA yang digelar pasca ujian akhir” kata Yutinov.
                Membawa jamba bagi orang tua tidak memberatkan, hal itu merupakan bentuk terima kasih kepada sekolah yang telah mendidik anak mereka dan juga sebagai partisipasi terhadap dunia pendidikan.
                Malah orang tua siswa lebih senang membawa jamba ketimbang beriyur untuk biaya konsumsi perpisahan, walaupun iyurannya sedikti dibanding harga jamba yang mereka bawa.
                Acara perpisahan di SMPN 1 Palembayan itu dihadiri oleh Sekcam Palembayan Iskandar Wahidin, anggota komite sekolah, alumni dan  guru  dari sekolah lain yang dulunya bertugas di sekolah tersebut.
                Menurut Kepala SMPN 1 Palembayan Zulfimar,Spd, siswa yang ikut UN 2011 berjumlah 86 orang lulus semua dengan nilai cukup memuaskan(ks)
                 

               
                 
                 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar