Unik

Kamis, 30 Juni 2011

RAKYAT DEMO CABUT MANDAT SBY-BUDIONO

Kasra Media, Juni
        Sistem pemerintahan kita parlementer apa presidensial? Pertanyaan itu mengganjal di kepala rayat. Soalnya ketika kita menyatakan sistem pemerintahan presidensial dengan presiden pilihan rakyat ternyata presiden sangat tergantung kepada parelemen yang nota bene anggotanya perwakilan partai bukan perwakilan rakyat. Presiden sangat takut kepada koalisi di parelemen daripada kepada rakyat yang memilihnya, sehingga kebijakannya lebih mengacu kepada kepentingan partai koalisi.
        Yang jelas-jelas-jelas saja, sudah ada menteri yang dinilai dengan rapor merah dan banyak menteri yang melakukan kesalahan, terakhir ada menteri yang bodoh hukum dengan mencekal Yusril Ihza Mahendara menggunakan undang-undang yang telah mati, tetapi presiden tidak berani-beraninya menggusur mentri trakait karena mereka berasal dari partai koalisi.
         Negara ini harus membiasakan diri mengurus rakyatnya dengan sistem yang jelas jangan dengan sistem yang banci dan penuh keragu-raguan, kalau mau sistem parlementer tegas parlementer, mau presidensial tegas-tegas presidensial.
        Karena ketidakjelasan itu maka wajar kalau muncul demo pencabutan mandat terhadap SBY-Budiono oleh rakyat 1 Juni 2011 ini. Ini beritnya
SBY-BOEDIONO/IST
  

Ribuan massa yang terdiri dari aktivis mahasiswa, pemuda, serikat petani, serikat buruh, serikat nelayan, masyarakat miskin perkotaan, dan organisasi rakyat lainnya dari berbagai daerah akan menggelar Mimbar Rakyat.

Mimbar Rakyat ini akan digelar pada tanggal 1-6 Juli 2011 secara berturut-turut.

Hari pertama, hari ini (Jumat, 1/7), Mimbar Rakyat akan digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta. TIM sendiri akan dijadikan titik kumpul dan pemusatan massa.

"Rekan-rekan aktivis Bandung sudah sampai di TIM tadi malam. Menyusul sekitar 300 massa dari Subang," kata aktivis 77/78, Hatta Taliwang, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 1/7).

Sementara Koordinator aksi, Effendy Saman, mengatakan  bahwa aksi ini mengusung tema Dekrit Rakyat untuk mencabut mandat SBY-Boediono. SBY-Boediono terbukti gagal mensejahterakan rakyat.

"Untuk besok (Sabtu, 2/7), kita ke Istana," tegas Effendy

 
          

INI DIA PAYU DARA TERBESAR DI DUNIA


Payudara Asli Terbesar Sedunia
PENAMPILAN perempuan berpayudara alami dengan ukuran terbesar di dunia pada televisi di Inggris membuat para ahli tertarik untuk mengkaji konsekuensi psikologis dan fisik dari kondisi ini.

Annie Hawkins Turner masuk ke dalam Guinness World Record sebagai pemilik payudara dengan ukuran dan berat paling besar di dunia yakni 102ZZZ. Kala tampil dalam program acara televise pagi Hawkins-Turner mengatakan payudaranya mulai tumbuh pada usia 9 tahun. Pertumbuhan itu menyebabkan stres cukup membuatnya tertekan secara emosional.

Kemudian saat dewasa, suaminya menyarankan agar ia mau menampilkan dadanya tersebut di website dewasa.Hawkins Turner mengatakan ia telah belajar untuk mengatasi berat payudaranya.

"Setiap kali menemui dokter baru, mereka menawarkan saya untuk operasi, tetapi saya merasa tidak memerlukan operasi dan saya memiliki punggung yang kuat dan belum pernah sakit pinggang. Saya pun telah menjalani terapi untuk menahan diri sehingga saya tidak akan menyakiti sendiri," katanya kepada penonton televisi.

"Terkadang saya merasa kesal ketika orang bertanya, 'Bagaimana Anda berjalan?' Saya tidak cacat, saya hanya punya payudara yang sangat besar dan saya telah menerima dan terbiasa dengan hal itu," tambahnya seperti dikuitp dari Yahoo Health (24/6).

Kebanyakan perempuan yang memiliki payudara besar di luar proporsi tubuh kerap mengeluh merasakan ketidaknyamanan, sakit punggung, sakit leher, iritasi kulit, serta perhatian yang berlebihan dari orang lain, sulit mencari pakaian yang cocok, dan sulit untuk berolahraga(km).

Rabu, 29 Juni 2011

CEWEK-CEWEK PENGGILA KHADAFI PANGGUL SENJATA

Milisi perempuan Khadafi
Tripoli, Kasra Media

Orang di seluruh dunia boleh saja benci setengah mati pada Muammar Khadafi, pemimpin Libya yang nyentrik dan mewakili gambaran tokoh antagonis. Namun, di saat-saat sulitnya, sang kolonel tetap dikelilingi para pendukungnya.

Baru-baru ini, Pemerintah Libya bahkan meluncurkan senjata terbaru untuk melindungi Khadafi dari para pemberontak: milisi perempuan.

Sebagai bagian dari peringatan 100 hari pengeboman NATO di Libya, para loyalis membuat parade milisi perempuan yang siap mati demi membela Khadafi di depan media masa dunia.

Menurut Guardian, 500 perempuan itu baru saja menyelesaikan program pelatihan yang membekali mereka kemampuan menggunakan senjata api di pangkalan dekat Tripoli, ibu kota Libya. Ada yang masih remaja, namun banyak juga di antaranya yang sudah jompo, nenek-nenek.
Milisi perempuan Khadafi

Di depan para jurnalis, para wanita ini menunjukkan kebolehannya, termasuk membidik target dan mengisi senapan dengan amunisi. Beberapa perempuan difoto saat menembakkan senapan ke udara, atau menghujani tanah dengan peluru.
Ratusan perempuan lainnya menjadi suporter--membawa foto Khadafi sambil mengelu-elukannya, dan memakai perhiasan bergambar wajah sang pemimpin.
Milisi perempuan Khadafi 4

Tak jelas, kapan dan di mana para milisi perempuan ini akan diturunkan. Mungkin, mereka diharapkan ambil bagian melawan pemberontak yang ingin menggulingkan rezim. Juru bicara pemerintah Libya, Moussa Ibrahim mengatakan pada Guardian, "Perempuan Libya saat ini bergabung dengan angkatan perang melawan NATO. Kami melatih mereka. Tugas utama mereka adalah mempertahankan rumah."

Ditambahkan dia, tak ada niat pemerintah untuk mengirim mereka ke garis depan. "Mereka tidak dilatih untuk itu, dan kami yakin tentara kami masih efektif," tambah dia.

Menurut dia, setiap ibu di Libya adalah 'bom' dan 'mesin pembunuh'. Ibraim menegaskan pemerintah Libya dalam kondisi kokoh dan tak mungkin kalah.

Salah satu perempuan anggota milisi mengungkapkan perasaannya. "Kami mencintai Khadafi dan akan mempertahankan negara kami," kata dia. "Khadafi membuat kami bahagia, membuat kami bisa makan dan membuat kami merdeka."
Pengawal molek Khadafi di Prancis

Bukan kali ini saja, para perempuan rela menjadi tameng hidup Khadafi. Ia diketahui juga memiliki pasukan pengawal pribadi yang semuanya perempuan. Khadafi sendiri yang memilih para pengawalnya.
Barisan pengawal wanita yang dinamakan "Pasukan Amazon" ini  dipilih lewat proses yang ketat. Salah satu syaratnya: harus perawan--meski tak jelas apa hubungan keperawanan dengan tugas sebagai pengawal.
Meski tampil macho dengan setelan militer, jago bela diri, dan mumpuni memakai senjata, para pengawal Khadafi selalu tampil molek. Mereka rajin mewarnai kuku, mengenakan lipstik, parfum, serta merawat rambut dan kulit mereka. (Km/Daily Mail)

SEORANG IBU MUDA SEMPROT POLISI DENGAN ASI

SHUTTERSTOCK Ilustrasi menyusui
CHICAGO, Kasra Media.
         Air susu ibu atau ASI adalah anugerah terbesar seorang ibu kepada anaknya. Namun, jika tak dipergunakan sebagaimana mestinya, ASI bisa membuat si ibu berurusan dengan polisi.
         Stephanie Robinette (30), seorang ibu muda warga Ohio, AS, ditahan polisi atas tuduhan perbuatan tak senonoh dan melawan polisi karena menyemprotkan ASI-nya kepada para petugas sheriff, Sabtu (25/6/2011).
         Sebelum insiden itu terjadi, Robinette diduga mabuk karena terlalu banyak minum minuman keras dalam pesta pernikahan yang ia hadiri bersama suaminya. Dalam keadaan mabuk, ia mengajak bertengkar dan memukuli suaminya, lalu mengunci diri di mobil.
         Polisi, yang mendengar keributan, mencoba membujuk Robinette keluar dari mobil. Namun, petugas tersebut disambut caci maki dari perempuan itu.
         "Saat para deputi berusaha mengeluarkan Robinette dari mobilnya, dia justru mengingatkan polisi bahwa ia ibu menyusui. Lalu tiba-tiba ia mengeluarkan payudaranya dari balik baju dan mulai menyemprotkan ASI kepada petugas," tutur Sheriff Walter L Davis III dari Kantor Sheriff Delaware County.
          Bala bantuan harus didatangkan untuk memaksa Robinette keluar dari mobil. "Ini contoh nyata bagaimana alkohol bisa membuat seseorang melakukan hal-hal yang tak biasa," tutur Davis.(Km/Kcm)

SENSASI PAYUDARA

Sensasi Kenikmatan Payudara Saat ML
Headline

 Keberadaan payudara wanita sering menjadi simbol seks karena bentuknya yang indah, kencang, merangsang, dan mengairahkan.

Meski ML sangat nikmat, namun secara umum diakui ada beberapa risiko yang bisa timbul jika kita salah menerapkan teknik pemanasan. Khususnya dalam permainan payudara ini. Karena salah pegang atau remas bisa mengakibatkan penurunan libido dan pengenduran payudara pada wanita.

Seperti dilansir dari Askmen.com, berikut langkah-langkah bermain dengan payudara agar ML menjadi lebih nikmat.

Payudara memijat

Teknik ini bisa dilakukan pihak wanita. Caranya dengan menggunakan buah dadanya untuk menekan atau menggosokkannya ke punggung pria. Efek ini akan memberikan kesan memijat, apalagi jika dilakukan oleh wanita berpayudara besar lagi kencang dan montok.

Teknik melakukannya adalah dengan cara pria duduk membelakangi wanita, dan wanita merapatkan dadanya pada punggung pria. Lalu dadanya dinaikturunkan. Teknik ini bisa menimbulkan sensasi rangsangan tersendiri.

Teknik meremas
Jangan asal remas dan asal main. Lakukan teknik meremas buah dada ini secara lembut dengan bergerak memutar. Jangan sekali-kali menarik buah dada pasangan Anda keluar atau mencengkeramnya dengan keras.

Ini bisa mengakibatkan otot payudara menjadi kendur, apalagi jika dilakukan dalam waktu lama. Teknik meremas ini konon juga merupakan upaya perangsangan dengan pembesaran hasil pada payudara manakala dilakukan dengan benar.

Posisi payudara menggantung

Posisi wanita di atas merupakan salah satu posisi ML. Pada posisi ini Anda bisa memadatkan atau merapatkan buah dadanya pada dada Anda(Km/inilah.com)

Selasa, 28 Juni 2011

Ihza Mahendra Permalukan Penyelenggara Negara yang Bodoh Hukum

Kasra Media, Juni
             Kebodohan dan kebobrokan penyelenggara negara di bidang hukum semakin terlihat jelas. Bagaimana kita bisa  menyelenggarakan negara berdasarkan hukum bukan berdasarkan kekuasaan seperti yang tertuang dalam UUD 1945 kalau penmyelenggara hukum saja "bodoh".
            Sebagai bukti telah berkali-kali pemerintah melakukan kebijakan  tak berdasarkan hukum. Pakar hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra dulu telah mempermalukan mantan jaksa agung Hendarman Supanji, kini dia mempermalukan lagi jaksa agung dan menteri hukum dan hak azazi manusia yang mencekalnya berdasarkan hukum yang telah mati. Ini beritanya..
            Yusril Ihza Mahendra mengingatkan Kejaksaan Agung (Kejagung) agar jangan mengubah Surat Keputusan pencekalan dirinya yang nyata-nyata salah dan melawan hukum untuk menyesuaikannya dengan UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Perubahan itu justru akan menjatuhkan citra Kejagung karena menunjukkan ketidakmampuan mereka menjalankan hukum.            "Kalau suatu keputusan pejabat tata usaha negara telah menjadi sengketa di pengadilan, mereka tidak bisa mencabut SK itu seenaknya. Domain pencabutan kini sudah berada di tangan pengadilan," tegas Yusril.
"Nanti pengadilan yang akan memutuskan SK tersebut harus dibatalkan atau tidak. Saya yang menggugat, maka Jaksa Agung yang harus mempertahankan argumentasinya. Biarkan semuanya berjalan secara fair, sehingga nanti akan ketahuan siapa yang benar siapa yang salah," tambah Yusril.
             Kalau Kejaksaan Agung merubah SK tersebut, Yusril akan memperkarakannya kembali di Pengadilan Negeri, yakni apakah tindakan perubahan itu bisa dibenarkan atau tidak menurut hukum. "Kalau Kejagung ngotot mau mengubah, itu menandakan kecerobohan dan kebodohan mereka sendiri," katanya.
             Yusril mengajak Jaksa Agung dan seluruh jajarannya untuk taat kepada hukum dan menghormati proses peradilan. Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan yang sewenang-wenang. Pihak Kejagung telah merevisi SK cekal terhadap Yusril. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad mengakui ada kekeliruan dalam SK tersebut dan kemudian telah diubah, disesuaikan dengan ketentuan UU Keimigrasian yang baru yakni No 6/2011.
              Revisi dilakukan untuk penetapan masa cegah dari satu tahun menjadi 6 bulan. "Kalau dikatakan landasanya tidak benar, kita mengakui. Ada kekeliruan yang dilakukan tim sehingga tidak mencantumkan UU imigrasi yang baru disahkan. SK tersebut sudah selesai direvisi dan sudah dikirim ke imigrasi," kata Noor.
Menurut Noor, pengubahan sesuatu yang wajar karena dalam SK tersebut ada klausul yang menyatakan apabila di kemudian hari ditemukan adanya kekeliruan, maka dapat diperbaiki sebagaimana mestinya

Senin, 27 Juni 2011

REHAT BERSAMA HUMOR GUSDUR


Meski seorang kyai kontroversial, namun ucapan Gus Dur seringkali membuat banyak orang sadar. Pernyataan-pernyataan Gus Dur memancing orang untuk ikut berpikir dan merenung. Sekalipun pandangan matanya terganggu, Gus Dur dikenal sebagai humoris. Orang yang banyak humor. Saat berbicara, dia selalu menyelipkan joke, cerita lucu, yang membuat pendengarnya tertawa. Joke-jokenya itu disukai oleh banyak tokoh dunia.
“Gus, kok suka humor terus sih?” tanya seorang yang kagum karena humor Gus Dur selalu berganti-ganti. “Di pesantren, humor itu jadi kegiatan sehari-hari,” jelasnya.
“Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat,” sambungnya.
Humor Gusdur : Presiden Nyeleneh
Gus Dur selalu dianggap aneh dan berbeda dengan orang lain. Anggapan ini juga dirasakan oleh mantan Menteri Pertahanan Mahfud MD. Dia juga merasa heran kenapa justru dirinya yang saat itu dosen di UII Yogyakarta menjadi Menhan.
“Saya heran kok saya dijadikan Menhan. Gus Dur memang nyleneh. Kalau nggak nyleneh nggak mungkin memilih saya menjadi Menhan,” aku Mahfud disambut geer audien dalam satu forum talkshow di televisi swasta nasional.
Mahfud juga pernah mengaku akan mundur dari posisi menteri. “Saat itu saya dapat hujatan yang luar biasa. Belum-belum kok sudah dapat kritikan luar biasa. Saya ketemu teman-teman di Yogya. Dalam suatu rapat, saya tegaskan bahwa saya akan mundur dari menteri. Eh, tidak berselang beberapa menit, Gus Dur telepon: ‘Pak Mahfud jangan mundur.”
“Yah, begitulah Gus Dur. Aneh, tapi juga luar biasa,” kenang Mahfud MD.
Humor Gus Dur : Orang NU Gila
Rumah Gus Dur di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, sehari-harinya tidak pernah sepi dari tamu. Dari pagi hingga malam, bahkan tak jarang sampai dinihari para tamu ini datang silih berganti baik yang dari kalangan NU ataupun bukan. Tak jarang mereka pun datang dari luar kota.
Menggambarkan fanatisme orang NU, kata Gus Dur, menurutnya ada 3 tipe orang NU. “Kalau mereka datang dari pukul tujuh pagi hingga jam sembilan malam, dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU,” tegas Gus Dur.
Orang NU jenis yang kedua, mereka yang meski sudah larut malam, sekitar jam dua belas sampai jam satu malam, namun masih mengetuk pintu Gus Dur untuk membicarakan NU, “Itu namanya orang gila NU,” jelasnya.
“Tapi kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dinihari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,” kata Gus Dur sambil terkekeh.
Humor Gusdur : Tak Punya Latar Belakang Presiden
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid memang unik. Dalam situasi genting dan sangat penting pun dia masih sering meluncurkan joke-joke yang mencerdaskan.
Seperti yang dituturkan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD saat diinterview salah satu televisi swasta. “Waktu itu saya hampir menolak penunjukannya sebagai Menteri Pertahanan. Alasan saya, karena saya tidak memiliki latar belakang soal TNI/Polri atau pertahanan,” ujar Mahfud.
Tak dinyana, jawaban Gus Dur waktu itu tidak kalah cerdiknya. “Pak Mahfud harus bisa. Saya saja menjadi Presiden tidak perlu memiliki latar belakang presiden kok,” ujar Gus Dur santai.
Karuan saja Mahfud MD pun tidak berkutik. “Gus Dur memang aneh. Kalau nggak aneh, pasti nggak akan memilih saya sebagai Menhan,” kelakar Mahfud.
Humor Gusdur : Airport Abdurrahman Wahid
Pada akhir April 2000, Gus Dur sempat ke Malang, dan mendarat di Bandara Abdurrahman Saleh. Ini mengingatkan dia pada peristiwa belasan tahun silam, ketika dia mendarat di bandara yang sama dari Jakarta, saat masih ada penerbangan reguler dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Malang.
Waktu itu Gus Dur bersama antara lain Almarhum Jaksa Agung Sukarton Marmosujono. Sebagaimana lazimnya untuk rombongan orang penting, mereka pun disambut oleh pasukan Banser NU.
Ketika romobongan sudah berangkat ke Selorejo, sekitar 60 kilometer dari bandara, petugas Banser melapor pada poskonya melalui handy talky.
“Halo, halo, rojer,” kata Mas Banser. “Lapor: Abdurahman Saleh sudah mendarat di airport Abdurrahman Wahid!”
Yah, kebalik.
Humor Gusdur : Buto Cakil Pembayar Demonstran?
Punakawan selalu digambarkan sebagai kstaria. Musuhnya jelek-jelek semua, misalnya Buto Cakil. Punakawan sering diculik, dibawa berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Tapi, menurut Ki Tedjo, sekarang semuanya serba tak jelas. Perilaku kesatria pun tak jelas. Yang jadi Punakawan pun tak jelas. Yang disebut istana pun tak jelas. Sebab saat ini masih banyak istana, ada yang di Cendana, ada yang di sana, pokoknya di mana-mana.
“Supaya rakyat tentram, mbok ya (para elite politik) itu kalau berantem caranya yang cerdas lah. Rakyat seperti kita ini kan juga perlu tahu. Bukan begitu, Gus?”
“Sebelum tahu istananya, harus tahu dulu siapa demonstrannya,” jawab Gus Dur.
“Ya sebelum tahu demonstrannya, harus tahu dulu siapa yang membayari.”
Humor Gusdur : Meminta Ditemani Gadis di Hotel?
Seorang gadis, hitam manis, duduk di sebuah bar.
“Permisi, boleh saya mentraktir Anda minum?” tawar seorang laki-laki muda menghampirinya.
“Apa ke hotel?” teriak si gadis.
“Bukan, bukan. Jangan salah paham. Saya hanya menawari minuman ….”
“Kau meminta aku menemanimu ke hotel?” teriak si gadis lebih keras.
Merasa ditolak, dengan perasaan malu, laki-laki muda itu beringsut dan duduk di sudut ruangan. Semua orang di bar menatap laki-laki dengan sinis dan mencibir.
Beberapa menit kemudian, si gadis menghampiri si laki-laki muda itu.
“Maafkan saya. Saya sedang menyamar. Sebenarnya, saya adalah seorang mahasiswi psikologi yang sedang mempelajari tingkah laku manusia di situasi yang tidak dikehendakinya.”
Si laki-laki menatap dengan tampang dingin. Kemudian berteriak dengan amat kerasnya, “Berapa? Dua ratus ribu???”
Humor Gusdur : Tukang Santet Jakarta
Main hakim sendiri seakan sudah dianggap normal oleh masyarakat kita. Pelakunya bukan cuma rakyat biasa, tapi sering justru aparat yang berwenang. Paling tidak penghakiman dilakukan di depan aparat. Sampai-sampai majalah Tempo, jauh sebelum pembredelan pernah “menghitamkan” beberapa halamannyla sebagai tanda prihatin. Para pembaca Tempo tentu kaget dan heran. Bermacam dugaan pun segera muncul. Gus Dur termasuk yang heran dan menduga-duga.
“Mengapakah Tempo dibuat hitam seperti itu?” tanya Gus Dur dalam “kuis imajiner”-nya.
“Karena reportase soal tukang santet dan bromocorah Jember.”
“Siapakah yang memerintahkan penghitaman itu?”
“Tukang santet dan bromocorah Jakarta.”
Humor Gusdur : Keliling Dunia Tidak Mati Kok!
Empat dokter ahli menyampaikan analisis negatif terhadap kesehatan Gus Dur kepada DPR. Jauh sebelumnya, salah satu Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono juga pernah mengungkit masalah itu. Agung, yang juga dokter, mengusulkan agar Presiden Gus Dur diperiksa oleh tim dokter independen. Usul itu disetujui oleh Ketua MPR Amien Rais.
Saat Gus Dur berkunjung ke Kairo, wartawan pun menanyakan usulan Agung Laksono itu. “Kalau mau tahu soal kesehatan sata, tanya saja sama dokter yang pernah memeriksa saya,” jawab Gus Dur serius.
Kalau belum percaya? “Gampang saja, saya keliling (dunia) ini tidak mati kok,” jawab Gus Dur menekankan betapa sehatnya dia.
Tapi kemudian Gus Dur bilang, “Masalah begitu jangan tanya sayalah. Saya sudah malas menjawabnya. Punya ambisi politik saja kok sampai begitu.”
Humor Gusdur : Panglima AL Paraguay
Paraguay dikenal sebagai salah satu negara yang tidak mempunyai laut. Tapi anehnya, negara Amerika Latin ini punya panglima angkatan laut.
Suatu ketika, kata Gus Dur, Panglima AL Paraguay ini berkunjung ke negara Brasil. Dalam kunjungan itu ia menemui Panglima AL Brasil. Salah seorang staf AL Brasil yang ikut menemuinya bertanya seenaknya, “Negara bapak itu aneh ya. Tidak punya laut, tapi punya panglima seperti Bapak.”
Dengan kalem sang tamu pun menanggapio, “Negeri Anda ini juga aneh, ya. Hukumnya tidak berjalan, tapi merasa perlu mengangkat seorang menteri kehakiman.”
Humor Gusdur : Sate Babi
Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat percakapan serius.
Ajudan: Gus, menurut Anda makanan apa yang haram?
Gus Dur: Babi
Ajudan: Yang lebih haram lagi
Gus Dur: Mmmm … babi mengandung babi!
Ajudan: Yang paling haram?
Gus Dur: Mmmm … nggg … babi mengandung babi tanpa tahu bapaknya dibuat sate babi!
Humor Gusdur : Gus Dur “Diplintir” Media
Gus Dur, dalam satu acara peluncuran biografinya, menceritakan tentang kebiasan salah kutip oleh media massa atas berbagai pernyataan yang pernah dikeluarkannya.
Dia mencontohkan, ketika berkunjung ke Sumatera Utara ditanya soal pernyataan Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew tentang gembong teroris di Indonesia, dia mengatakan, pada saatnya nanti akan mengajarkan demokratisasi di Singapura. Namun, sambungnya, media massa mengutip dia akan melakukan demo di Singapura.
Walah … walah, gitu aja kok repot!
Humor Gusdur : Kuli dan Kyai
Rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap: Amin, Amin, Amin!
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: “Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”
“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.”
Humor Gusdur : Siapa yang Paling Berani
Di atas geladak kapal perang US Army tiga pemimpin negara sedang “berdiskusi” tentang prajurit siapa yang paling berani. Eh kebetulan di sekitar kapal ada hiu-hiu yang sedang kelaparan lagi berenang mencari makan …
Bill Clinton: Kalau Anda tahu … prajurit kami adalah yang terberani di seluruh dunia … Mayor .. sini deh … coba kamu berenang keliling ini kapal sepuluh kali.
Mayor: (walau tahu ada hiu) siap pak, demia “The Star Spangled Banner” saya siap ,,, (akhirnya dia terjun dan mengelilingi kapal 10 kali sambil dikejar hiu).
Mayor: (naik kapal dan menghadap) Selesai pak!!! Long Live America!!
Clinton: Hebat kamu, kembali ke pasukan!
Koizumi: (tak mau ketinggal, dia panggil sang sersan) Sersan! Menghadap sebentar (sang Sersan datang) … coba kamu keliling kapal ini sebanyak 50 kali … !
Sersan: (melihat ada hiu … glek … tapi) for the queen I’am ready to serve!!! (pekik sang sersan, kemudian membuka-buka baju lalu terjun ke laut dan berenang keliling 50 kali … dan dikejar hiu juga).
Sersan: (menghadap sang perdana menteri)  GOD save the queen!!!
Koizumi: Hebat kamu … kembali ke tempat … Anda lihat Pak Clinton … Prajurit saya lebih berani dari prajurit Anda … (tersenyum dengan hebat …)
Gus Dur: Kopral ke sini kamu … (setelah dayang …) saya perintahkan kamu untuk terjun ke laut lalu berenang mengelilingi kapal perang ini sebanyak 100 kali … ok?
Kopral: Hah … Anda gila yah …! Presiden nggak punya otak … nyuruh berenang bersama hiu … kurang ajar!!! (sang Kopral pun pergi meninggalkan sang presiden …)
Gus Dur: (Dengan sangat bangga) Anda lihat Pak Clinton dan Pak … Cumi Cumi … kira-kira siapa yang punya prajurit yang paling BERANI!!! … Hidup Indonesia … !!!
Humor Gusdur : Doa Mimpi Matematika
Jauh sebelum menjadi Presiden, Gus Dur dikenal sebagai penulis yang cukup produktif. Hampir tiap pekan tulisannya muncul di koran atau majalah. Tema tulisannya pun beragam, dari soal politik, sosial, sastra, dan tentu saja agama.
Pernah dia mengangkat soal puisi yang ditulis oleh anak-anak di bawah usia 15 tahun yang dimuat majalah Zaman. Kata Gus Dur, anak-anak itu ternyata lebih jujur dalam mengungkapkan keinginannya. Enggak percaya? Baca saja puisi yang dibuat oleh Zul Irwan ini:
Tuhan …
berikan aku mimpi malam ini
tentang matematika
yang diujikan besok pagi
Humor Gusdur : Tiga Polisi Jujur
Gus Dur sering terang-terangan ketika mengkritik. Tidak terkecuali ketika mengkritik dan menyindir polisi.
Menurut Gus Dur di negeri ini hanya ada tiga polisi yang jujur. “Pertama, patung polisi. Kedua, polisi tidur. Ketiga, polisi Hoegeng (mantan Kapolri).”
Lainnya? Gus Dur hanya tersenyum.
Humor Gusdur : 189 Gaya Bersetubuh
Ketika semua pihak berteriak “Musnahkan pornoaksi dan pornografi di negeri ini karena nggak sesuai dengan syariat Islam,” Gus Dur justru kurang sependapat. Gus Dur berusaha mengambil contoh dari sisi pandangan Islam tentang porno tersebut.
Misalnya saja ketika Gus Dur menjawab interview dengan Jaringan Islam Liberal, Gus Dur menyebut kita Raudlatul Mu’aththar sebagai korban tentang kesalahan memandang pengertian daripada kata porno.
“Anda tahu, kita Raudlatul Mu’aththar (The Perfumed Garden, Kebun Wewangian) itu merupakan kitab Bahasa Arab yang isinya tata cara bersetubuh dengan 189 gaya, ha … ha … ha. Kalau gitu, kitab itu cabul dong?”
Humor Gusdur : Guyon dengan Fidel Castro
Nah, ini yang jadi guyonan Gus Dur sewaktu masih menjadi Presiden RI saat berkunjung ke Kuba dan bertemu pemimpin Kuba, Fidel Castro.
Saat itu Fidel Castro mendatangi hotel tempat Gus Dur dan rombongannya menginap selama di Kuba. Dan mereka pun terlibat pembicaraan hangat, menjurus serius. Agar pembicaraan tidak terlalu membosankan, Gus Dur pun mengeluarkan jurus andalannya, yaitu guyonan.
Beliau bercerita pada pemimpin Kuba, Fidel Castro, bahwa ada 3 orang tahanan yang berada dalam satu sel. Para tahanan itu saling memberitahu bagaimana mereka bisa sampai ditahan di situ. Tahanan pertama bercerita, “Saya dipenjara karena saya anti dengan Che Guevara.” Seperti diketahui Che Guevara memimpin perjuangan kaum sosialis di Kuba.
Tahanan kedua berkata geram, “Oh kalau saya dipenjara karena saya pengikut Che Guevara!” Lalu mereka berdua terlibat perang mulut. Tapi mendadak mereka teringat tahanan ketiga yang belum ditanya. “Kalau kamu kenapa sampai dipenjara di sini?” tanya mereka berdua kepada tahanan ketiga.
Lalu tahanan ketiga itu menjawab dengan berat hati, “Karena saya Che Guevara…”
Fidel Castro pun tertawa tergelak-gelak mendengar guyonan Gus Dur tersebut.
Humor Gusdur : Becak Dilarang Masuk
Saat menjadi presiden, Gus Dur pernah bercerita kepada Menteri Pertahanan saat itu, Mahfud MD (buku Setahun bersama Gus Dur, kenangan menjadi menteri di saat sulit) tentang orang Madura yang katanya banyak akal dan cerdik.
Ceritanya ada seorang tukang becak asal Madura yang pernah dipergoki oleh polisi ketika melanggar rambu “becak dilarang masuk”. Tukang becak itu masuk ke jalan yang ada rambu gambar becak disilang dengan garis hitam yang berarti jalan itu tidak boleh dimasuki oleh becak.
“Apa kamu tidak melihat gambar itu? Itu kan gambar becak tak boleh masuk jalan ini,” bentak pak polisi. “Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong, tidak ada pengemudinya. Becak saya kan ada yang mengemudi, tidak kosong berarti boleh masuk,” jawab si tukang becak .
“Bodoh, apa kamu tidak bisa baca? Di bawah gambar itu kan ada tulisan bahwa becak dilarang masuk,” bentak pak polisi lagi.
“Tidak pak, saya tidak bisa baca, kalau saya bisa membaca maka saya jadi polisi seperti sampeyan, bukan jadi tukang becak seperti ini,” jawab si tukang becak sambil cengengesan.
Radio Islami
Seorang Indonesia yang baru pulang menunaikan ibadah haji terlihat marah-marah.
“Lho kang, ngopo (kenapa) ngamuk-ngamuk mbanting radio?” tanya kawannya penasaran.
“Pembohong! Gombal!” ujarnya geram. Temannya terpaku kebingungan. “Radio ini di Mekkah tiap hari ngaji Al-Qur’an terus. Tapi di sini, isinya lagu dangdut tok. Radio begini kok dibilang radio Islami.”
“Sampean tahu ini radio Islami dari mana?”
“Lha…, itu bacaannya ‘all-transistor’, pakai ’Al’.”
Humor Gusdur : Membuat Orang-Orang Berdo’a
Di pintu akherat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metro Mini. “Apa kerjamu selama di dunia?” tanya malaikat itu.
“Saya sopir Metro Mini, Pak.” lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk sopir Metro tersebut dan peralatan yang terbuat dari emas.
Lalu datang Gus Dur dengan dituntutn ajudannya yang setia.
“Apa kerja kamu di dunia?” tanya malaikat kepada Gus Dur.
“Saya presiden dan juga juru dakwah Pak…” lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan dari kayu. Melihat itu Gus Dur protes.
“Pak kenapa kok saya yang presiden sekaligus juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metro..?” Dengan tenang malaikat itu menjawab: “Begini Pak… Pada saat Bapak ceramah, Bapak membuat orang-orang semua ngantuk dan tertidur… sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metro Mini mengemudi dengan ngebut, ia membuat orang-orang berdoa…”
Humor Gusdur : Gus Dur Digoda
Salah seorang anak Gus Dur dengan penuh rasa ingin tahu mengamati ayahnya yang sedang memoleskan krim pembersih wajah yang dicurinya dari meja rias istrinya ke seluruh bagian mukanya.
“Kenapa sih…Bapak selalu mengoleskan itu di wajah?” tanya anak itu.
“Supaya bapakmu ini ganteng terus,” jawab Gus Dur.
Tak berapa lama kemudian Gus Dur mengambil kapas dan mengusap krem yang menempel di wajahnya seperti yang sering dilakukan istrinya.
“Lho kok dihapus sih Pak? Putus asa ya…?” goda anaknya.
Humor Gusdur : Horas Gaya Jawa
Dalam menyampaikan pengantar pidato kenegaraan menyambut HUT ke-55 RI itu Gus Dur juga menyinggung soal keragaman etnis di Indonesia. Maka, kata Gus Dur, jangan heran kalau ada anggota DPR yang berasal dari Sumatra Utara menyapa dengan horas sebagai salam hangat perkawanan.
Sebagai orang yang berasal dari suku Batak, Ketua DPR Akbar Tandjung tak mau kalah dengan Gus Dur yang berasal dari suku Jawa itu. Maka, selesai Gus Dur memberikan pidato, Akbar pun langsung menimpali.
“Saya juga orang Batak,” kata Akbar, yang beristri orang Solo. “Tapi, kalau orang Batak seperti saya, yang sudah lama di Jawa, akan beda menguncapkannya.”
Lho, di mana pula letak perbedaannya, Bah? “Ya, orang Batak yang lama di Jawa seperti saya ini akan mengatakan horaaa…s,” ujar Akbar dengan nada lembut.
Humor Gusdur : Semua Presiden Punya Penyakit Gila
Kelihaian Gus Dur dalam melakukan serangan politik sambil berkelit dengan mengundang senyum geli memang tak diragukan lagi.
Serangan atau kelitan poitik Gus Dur kerap mengundang tawa geli karena selain sangat keras juga lucu. Dia memang dikenal sebagai penyaji humor politik tingkat tinggi.
Kita masih ingat humor politik Gus Dur yang dilempar kepada Presiden Kuba Fidel Castro. Ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke Kuba, Gus Dur memancing tawa saat menyelingi pembicaraannya dengan Castro bahwa semua presiden Indonesia
punya penyakit gila.
Presiden pertama Bung Karno gila wanita, presiden kedua Soeharto gila harta, presiden ketiga Habibie benar-benar gila ilmu, sedangkan Gus Dur sendiri sebagai presiden keempat sering membuat orang gila karena yang memilihnya juga orang-orang gila.
Sebelum tawa Castro reda, Gus Dur langsung bertanya. “Yang Mulia Presiden Castro termasuk yang mana?” Castro menjawab sambil tetap tertawa, “Saya termasuk yang ketiga dan keempat.”
Apa selesai sampai di situ? Tidak. Ketika mengunjungi Habibie di Jerman, oleh orang dekat Habibie, Gus Dur diminta mengulangi cerita lucunya dengan Castro itu. Merasa tak enak untuk menyebut Habibie benar-benar gila atau gila beneran, Gus Dur memodifikasi cerita tersebut. Kepada Habibie, dia mengatakan, dirinya bercerita kepada Castro bahwa presiden Indonesia hebat-hebat.
Kata Gus Dur, Presiden Soekarno negarawan, Presiden Soeharto seorang hartawan, Presiden Habibie ilmuwan, sedangkan Gus Dur wisatawan.
Selain menghindari menyebut Habibie benar-benar gila, jawaban itu sekaligus merupakan jawaban Gus Dur yang bersahabat atas kritik bahwa dirinya sebagai presiden banyak pergi ke luar negeri seperti berwisata saja.
Humor Gusdur : Bukan Saya
Di sebuah sekolah dasar di Los Palos, Timtim, seorang sersan kepala yang galak jadi guru pengganti. Kali ini dia mengajarkan sejarah kemerdekaan RI untuk anak-anak kelas III. Untuk menguji daya tangkap para muridnya, ia bertanya dengan suara keras, “Coba, siapa yang menurunkan bendera merah, putih, biru, di Hotel Oranye Surabaya?”
Murid-murid yang terlanjur dicekam rasa ketakutan serentak menjawab, “Bukan saya, Pak. Jangan tangkap saya!”
Humor Gusdur : Sopir Metromini dan Juru Dakwah
Di pintu akherat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metro Mini. “Apa kerjamu selama di dunia?” tanya malaikat itu.
“Saya sopir Metro Mini, Pak.” Lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk sopir Metro tersebut dan peralatan yang terbuat dari emas. Lalu datang Gus Dur dengan dituntun ajudannya yang setia. “Apa kerja kamu di dunia?” tanya malaikat kepada Gus Dur.
“Saya mantan presiden dan juga juru dakwah Pak…” lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan dari kayu. Melihat itu Gus Dur protes.
“Pak kenapa kok saya yang mantan presiden sekaligus juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metro..?” Dengan tenang malaikat itu menjawab: “Begini Pak… Pada saat Bapak ceramah, Bapak membuat orang-orang semua ngantuk dan tertidur… sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metro Mini mengemudi dengan ngebut, ia membuat orang-orang berdoa ….”
Humor Gusdur : Soeharto Pilih NU ‘Diskon’
Suatu hari, di bulan Ramadan, Gus Dur bersama seorang kiai lain (kiai Asrowi) pernah diundang ke kediaman mantan presiden Soeharto untuk buka bersama.
Setelah buka, kemudian salat Maghrib berjamaah. Setelah minum kopi, teh dan makan, terjadilah dialog antara Soeharto dan Gus Dur.
Soeharto: “Gus Dur sampai malam di sini?”
Gus Dur: “Engga Pak! Saya harus segera pergi ke ‘tempat lain’.”
Soeharto: “Oh iya ya ya… silaken. Tapi kiainya kan ditinggal di sini ya?”
Gus Dur: “Oh, iya Pak! Tapi harus ada penjelasan.”
Soeharto: “Penjelasan apa?”
Gus Dur: “Salat Tarawihnya nanti itu ‘ngikutin’ NU lama atau NU baru?”
Soeharto jadi bingung, baru kali ini dia mendengar ada NU lama dan NU baru. Kemudian dia bertanya.
Soeharto: “Lho NU lama dan NU baru apa bedanya?”
Gus Dur: ” Kalau NU lama, Tarawih dan Witirnya itu 23 rakaat.”
Soeharto: “Oh iya iya ya ya… ga apa-apa….”
Gus Dur sementara diam.
Soeharto: “Lha kalau NU baru?”
Gus Dur: “Diskon 60% !”
Hahahahahaha…. (Gus Dur, Soeharto, dan orang-orang yang mendengar dialog tersebut pun tertawa.)
Gus Dur: “Ya, jadi salat Tarawih dan Witirnya cuma tinggal 11 rakaat.”
Soeharto: “Ya sudah, saya ikut NU baru aja, pinggang saya sakit.” (mbs)
Humor Gusdur : Pasar Glodok
Suatu hari Gus Dur berkeliling dunia dengan naik pesawat. Dia mengundang Clinton dan Hosni Mubarak untuk menyertainya. Ketika di tengah perjalanan, Clinton memamerkan kebanggaan negerinya.
“Wah, kita sedang berada di New York!”
“Loh kok bisa tahu?” tanya Gus Dur
“Ini patung Liberty kepegang sama saya,” jawab Clinton.
Kemudian selang beberapa lama giliran Mubarak yang angkat bicara
“Sekarang kita berada di Mesir,” ujarnya
“Loh kok bisa tahu?” tanya Gus Dur
“Ini piramidnya nyentuh bokong saya,” jawab Mubarak.
Akhirnya Gus Dur pun tidak mau kalah dan angkat bicara
“Sekarang kita sudah tiba di Pasar Glodok, Indonesia!” ujarnya
“Bagaimana Anda bisa tahu?” tanya Clinton dan Mubarak bersamaan
“Ini buktinya, jam tangan saya hilang,” ujar Gus Dur.
Humor Gusdur : Ngebor Kebanyakan
“Mengapa muncul bencana lumpur dan gas panas di Sidoarjo?” tanya Gus Dur.
“Ngebornya La Pindo, jadi jebol. Kalau La Pisan mungkin aman. Dalam bahasa Jawa Timuran Pindo kan dua kali, Pisan, sekali,” kata Gus Dur menjawab pertanyaannya sendiri.
Humor Gusdur : Iklan Gratis
handoyo ‘Gus Pur’ epigon Gus Dur bernafas lega ketika dipertemukan dengan tokoh aslinya yaitu Gus Dur, saat program Kick Andy yang diputar di Metro TV, Kamis 15/11/2007.
“Apakah Handoyo pernah minta ijin langsung kepada Anda untuk menjadi Gus Dur dalam Republik Mimpi?” tanya Andy F. Noya, host program itu, kepada Gus Dur.
“Abis gimana lagi, yah anggep saja sudah,” jawab Gus Dur enteng.
Dalam kesempatan itu, Gus Dur mengaku senang dengan adanya tokoh Gus Pur dalam parodi politik itu. “Itung-itung advertensi (iklan) gratis,” katanya disambut gelak tawa penonton.
Bahkan ketika ditanya lebih ganteng siapa antara Gus Dur dan Gus Pur. Gus Dur mengatakan Handoyo seperti iklan film foto yang bermoto ‘seindah warna aslinya’, tapi Gus Dur memplesetkannya menjadi, “lebih indah dari warna aslinya,” kata Gus Dur.
Humor Gusdur : Dicium Artis Cantik
Magnet sense of humor Gus Dur yang tinggi membuat kesengsem salah satu artis cantik saat hadir dalam suatu acara di rumah salah seorang pengasuh Pondok Kajen. Saking gemesnya, artis itu dengan santai langsung ngesun (mencium) pipi Gus Dur tanpa pake permisi.
Jelas beberapa di antara mereka yang hadir langsung dibikin kaget dan bingung. Siapa yang kuat ngeliat kiat nyentrik cuma diem aja disun (dicium) artis cantik.
Tak lama kemudian begitu sudah agak sepi, Gus Mus yang sedang di antara mereka, langsung numpahin sederet kalimat yang sudah dari tadi cuma bisa disimpan dalam hati.
“Loh Gus, Kok Gus Dur diam saja sih disun sama perempuan?’
Dengan santai dan silakan bayangin sendiri gayanya, Gus Dur malah ngasih jawaban sepele.
“Lha wong saya kan nggak bisa lihat. Ya mbok sampeyan jangan pengen.”
Humor Gusdur : Tuhan Tak Perlu Dibela
Saat kebanyakan orang saling menunjukkan diri sebagai ‘pihak yang paling garang’ dan ‘paling ngotot’ mengatakan diri mereka adalah sedang dalam perlawanan membela agama Tuhan. Jelas ini adalah sikap yang lagi-lagi gegabah.
“Tuhan nggak perlu dibela,” jawaban Gus Dur kala itu. Karuan saja omongan itu juga menimbulkan kontroversi. Hingga akhirnya teman Gus Dur, KH Mustafa Bisri pun ikut angkat bicara.
“Tuhan itu sebenarnya nggak butuh kita. Kalau se-Indonesia ini mau jadi kafir semua, Tuhan juga nggak akan bermasalah,” sambung Gus Mus menguatkan pernyataan Gus Dur
Humor Gusdur : Maju Aja Dituntun, Apalagi Mundur
Dur dalam berbagai kesempatan selalu berkata jujur. Akibat kejujurannya itu, kadang kala disertai humor “tingkat tinggi” yang membuat para pendengarnya tergelak.
Salah satu contohnya kala Gus Dur menanggapi berbagai desakan agar dirinya mundur. Tanpa basa-basi dia pun menimpali.
“Maju aja masih harus dituntun, apalagi mundur,” ujar Gus Dur
Humor Gusdur : Presiden Wisatawan
Teladan yang diberikan Gus Dur sangat banyak. Misalnya saja saat memberikan pidato di Jerman yang ikut serta mantan Presiden Indonesia BJ Habibie. Di situ Gus Dur runtut menyebutkan status kepresidenan dari masa Pak Karno sampai dirinya.
“Pak Karno itu presiden yang negarawan, Pak Harto hartawan, Pak Habibie, sedang saya sendiri Wisatawan,” ujar Gus Dur jujur.
Pernyataan Gus Dur itu mungkin untuk menanggapi berbagai pernyataan bahwa selama dia menjabat presiden gemar melancong/kunjungan ke luar negeri
Humor Gusdur : Pikiran p o r n o
Dalam suatu kesempatan Gus Dur mengeluarkan sebuah pernyataan yang sebenarnya tidak dimaksudkan untuk menghina. Namun dengan itu bagian dari upaya Gus Dur menyampaikan joke.
“Alquran itu kita suci yang paling p o r n o. Ya kan bener, di dalamnya ada kalimat menyusui. Berarti mengeluarkan tetek. Ya udah, cabul kan?”
Mungkin dengan hanya kalimat guyonan itu sebagian masih ada yang merasa diresahkan. Masa sih ulama yang terkenal wali kaya gitu? Maka, di lain waktu Gus Dur mengulangi penjelasannya dengan memilih bahasa yang lebih sopan.
“Maksudnya, itu ayat jadi por no kalau yang baca lagi punya pikiran yang ngeres. Kalau nggak, ya udah. Berarti beres.”
Masih nggak puas. Karenanya pertanyaan berikutnya segera menyusul. “Tapi Gus, Alquran kan bahasanya sopan?”
“Betul, juga bahasa di luar Alquran banyak yang sopan. Tapi, waktu teman saya naik bus, lihat orang lagi bunting. Terus dia mbatin kenapa bisa bunting? Mendadak ‘barangnya’ (alat kelaminnya) berdiri gara-gara pikirannya itu,” jawab Gus Dur.
Ya, begitulah Gus Dur
Humor Gusdur : Olimpiade
Hampir tak ada negara yang rela ketinggalan mengikuti Olimpiade . Acara empat tahunan itu merupakan salah satu cara promosi negara masing-masing. Dan tentu saja , peristiwa ini juga sangat bergengsi karena acara ini diliput oleh semua media massa negara peserta. Wajarlah kalau setiap negara berusaha mengirimkan atlet terbaiknya, dengan harapan mereka bisa mendapatkan emas. Begitulah sambutan Gus Dur saat melepas tim Indonesia ke Olimpiade Sidney yang baru lalu.
Gus Dur lalu bercerita tentang peristiwa yang pernah terjadi di Suriah. Pada waktu Olimpiade beberapa tahun yang lalu, tuturnya, kebetulan pelari asal Suriah merebut medali emas. Sang pelari mampu memecahkan rekor tercepat dari pemenang sebelumnya, bahkan selisih waktunya pun terpaut jauh.
Maka, dia langsung dikerubuti wartawan karena punya nilai berita yang sangat tinggi.
“Apa sih rahasia kemenangan anda?” tanya wartawan.
“Mudah saja,” jawab si pelari Suriah, enteng, “Tiap kali bersiap-siap akan start, saya membayangkan ada serdadu Israel di belakang saya yang mau menembak saya.”
Ini cerita Gus Dur tentang situasi Rusia, tidak lama setelah bubarnya Uni Soviet. Sosialisme hancur, dan para birokrat tidak punya pengalaman mengelola sistem ekonomi pasar bebas. Di masa sosialisme, memang rakyat sering antre untuk mendapatkan macam-macam kebutuhan pokok, tapi manajemennya rapi, sehingga semua orang kebagian jatah. Sekarang, masyarakat tetap harus antre, tapi karena manejemennya jelek, antrean umumnya sangat panjang, dan banyak orang yang tidak kebagian jatah.
Begitulah, seorang aktivis sosial berkeliling kota Moskow untuk mengamati bagaimana sistem baru itu bekerja. Di sebuah antrean roti, setelah melihat banyaknya orang yang tidak kebagian, aktivis itu menulis di buku catatannya, “roti habis.”
Lalu dia pergi ke antrean bahan bakar. Lebih banyak lagi yang tak kebagian. Dan dia mencatat “bahan bakar habis!”, kemudian dia menuju ke antrean sabun. Wah pemerintah kapitalis baru ini betul-betul brengsek, banyak sekali masyarakat yang tidak mendapat jatah sabun. Dia menulis besar-besar “SABUN HABIS!”.
Tanpa dia sadari, dia diikuti oleh seorang intel KGB. Ketika dia akan meninggalkan antrean sabun itu, si intel menegur “Hey bung! dari tadi kamu sibuk mencatat-catat terus, apa sih yang kamu catat?”.
Sang aktivis menceritakan bahwa dia sedang melakukan penelitian tentang kemampuan pemerintah dalam mendistribusikan barang bagi rakyat .
“Untung kamu ya, sekarang sudah jaman reformasi”, ujar sang intel, “Kalau dulu, kamu sudah ditembak”.
Sambil melangkah pergi, aktivis itu mencatat, “Peluru juga habis!
Humor Gusdur : Salad
Gus Dur nggak mati akal kalau urusan melucu. Bahkan, guyonan Gus Dur pun juga diucapkan dalam bahasa asing. Suatu ketika Gus Dur bercerita tentang ada seorang pejabat negara ini yang diundang ke luar negeri.
Dia lalu mengisahkan seorang istri pejabat Indonesia yang dijamu makan malam dalam sebuah kunjungan ke luar negeri.
Dalam kesempatan itu, kata Gus Dur, si nyonya pejabat ditawarkan makanan pembuka oleh seorang pramusaji, “you like salad, madame?”
“Oh sure, I like Salat five time a day. Shubuh, Dzuhur, Asyar, Maghrib and Isya,” jawab si Nyonya percaya diri.
Humor Gusdur : Derajad Sopir Angkot di atas Pak Kyai
Di pintu akherat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metro Mini. “Apa kerjamu selama di dunia?” tanya malaikat itu.
“Saya sopir Metro Mini, Pak.” lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk sopir Metro tersebut dan peralatan yang terbuat dari emas.
Lalu datang Gus Dur dengan dituntutn ajudannya yang setia.
“Apa kerja kamu di dunia?” tanya malaikat kepada Gus Dur.
“Saya presiden dan juga juru dakwah Pak…” lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan dari kayu. Melihat itu Gus Dur protes.
“Pak kenapa kok saya yang presiden sekaligus juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metro..?” Dengan tenang malaikat itu menjawab: “Begini Pak… Pada saat Bapak ceramah, Bapak membuat orang-orang semua ngantuk dan tertidur… sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metro Mini mengemudi dengan ngebut, ia membuat orang-orang berdoa…”
Humor Gusdur : Membayangkan Serdadu Israel
Hampir tak ada negara yang rela ketinggalan mengikuti olimpiade. Acara empat tahunan itu merupakan salah satu cara promosi negara masing-masing. Dan tentu saja, peristiwa ini juga sangat bergengsi karena acara ini diliput oleh media massa semua negara peserta.
Wajarlah kalau setiap negara berusaha mengirimkan atlet terbaiknya, dengan harapan mereka bisa mendapat medali emas. Begitulah sambutan Presiden Gus Dur saat melepas tim Indonesia ke Olimpiade Sydney kala itu.
Gus Dur lalu bercerita tentang peristiwa yang pernah terjadi di Suriah. Pada waktu Olimpiade beberapa tahun lalu, tuturnya, kebertulan pelari asal Suriah memeperoleh medali emas. Sang pelari mampu memecahkan rekor tercepat dari pemenang sebelumnya. Bahkan selisih waktunya pun terpaut jauh.
Maka, ia langsung dikerubuti para wartawan karena punya nilai berita yang sangat tinggi. “Apa sih rahasia kemenangan Anda? tanya wartawan.
“Mudah saja” jawab si pelari Suriah, enteng. “Tiap kali bersiap-siap akan mulai, saya membayangkan ada serdadu Israel di belakang saya yang akan menembak saya.”
Humor Gusdur : Gus Dur Ngelu
“Saya mau bertanya sama Pak Permadi dan para hadirin.” kata Sutradara Film Garin Nugroho dalam wayangan. Biasanya, tokoh-tokoh baik itu kalau situasinya susah pada berubah semua. Petruk misalnya, ketika mau jadi raja tiba-tiba berubah wataknya.
Permadi yang ditanya Gus Dur yang mnejawab. Ia membenarkan bahwa watak Petruk berubah ketika ia mau menjadi raja. “Makanya, kalau mencari pemimpin mestinya yang tak gampang berubah,” tambah Gus Dur.
“Kalau menurut Pak Permadi, Gus Dur itu berubah tidak? celetuk seorang hadirin.
“Ya, agak berubah,” jawab Permadi.
“Misalnya dalam hal apa?”
“Misalnya, kalau dulu Gus Dur itu masih suka kumpul-kumpul dengan saya, sekarang hampir tidak pernah lagi.”
“Kalau itu sih sebabnya sederhana,” sahut Gus Dur.
“Sederhana bagaimana Gus?” kejar hadirin.
“Ngelu (pusing).”
Humor Gusdur : Anggur Mukti Ali
Pada kunjungan keliling Eropa bulan Februari 2000, Gus Dur ketemu para kepala negara/pemerintahan. Dia antara lain ketemu Presiden Perancis Jacques Chirac. Untuk mencairkan suasana, seperti biasa, dia memasang jurus ampuhnya: humor. Dan tentu saja guyonan yang dipilihnya adalah sedikit banyak ada sangkutannya dengan tuan rumah.
Menurut Gus Dur, pada tahun 1970-an di Indonesia mulai diupayakan dialog antaragama. Penggagasnya adalah Prof Mukti Ali, waktu itu menteri agama.
“Saya sangat setuju dengan prinsipnya, tapi tidak setuju dengan contoh yang diberikan Mukti Ali,” ujar Gus Dur.
“Mengapa?” tanya Presiden Chirac, mulai heran.
“Menurut Mukti Ali, semua agama itu sama saja; sama bagusnya, sama luhurnya. Ini saya setuju. Tapi dia memberi contoh dengan menyebut anggur. Ini saya tidak setuju. Sebabm, kata Mukti Ali, agama-agama itu seperti anggur. Bisa dimasukkan ke gelas yang pendek, yang lonjong, yang bulat dan sebagainya, tapi isinya sama saja; anggur.”
“Lho, mengapa Anda tidak setuju?” tanya Chirac, belum paham juga.
“Sebab anggur itu macam-macam, wadahnya juga macam-macam. Tidak bisa sembarangan.”
“Ya, betul, betul,” kata Chirac sambil tertawa. “Saya tahu benar tentang hal itu sebab saya orang Prancis.”
Humor Gusdur : Kayak Digigit Semut
Ketika menunggu giliran di ruang tungngu pasien, seorang pria remaja berumur 13 tahun bertanya kepada bapaknya, “Paka! kalau kita disuntik itu, sakit ya, Pak?”
“Oh, tentu saja tidak Nak! Kalau kita disuntik itu, rasanya seperti digigit semut!”
Beberapa saat kemudian, tibalah saatny si anak remaja ini masuk ke kamar periksa tanpa mau diantar bapaknya setelah ia mengetahui kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut.
Lima menit kemudian, si Bapak yang menunggu di ruang tunggu pasien ini terkejut mendengar jeritan sang dokter yang kemudian disusul jeritan anaknya. Setelah pintu kamar periksa dibuka, dilihatnya anaknya yang berjalan pincang dengan pahanya yang biru bengkak, dan mata sang dokter pun juga membengkak.
“Lho! Anak saya ini kenapa, Dok? Kok, jalannya pincang begini?” tanya si Ayah kepada sang dokter.
“Begini, Pak,” papar sang dokter, “Ketika anak bapak ini mau saya suntik, tiba-tiba dia meronta-ronta kemudian mata saya dipukul oleh dia, dan …”
“Bapak bohong!!!” protes anak remaja itu kepada bapaknya, “Bapak bilang kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut, ternyata, seperti digigit buaya! Buktinya, lihat ini! bekas gigitannya!”
Humor Gusdur : Siapa Lebih dekat dengan Tuhan
Perbedaan dalam berbagai hal termasuk aliran dan agama, kata mantan Presiden RI ini, sebaiknya diterima karena itu bukan sesuatu masalah.
Jika sudah bisa menerima perbedaan maka akan lebih terbuka dalam berdialog, bahkan kata Gus Dur, lahir lelucon seperti yang dilontarkan seorang kyai, bhiksu, dan pendeta.
“Pendeta mengatakan; Kami dekat sekali dengan Tuhan. Jadi kami memangil Tuhan Anak, Tuhan Bapak. Si bhiksu menimpali; Kami juga dekat. Bukan manggil Bapak, tapi Om. Lha bagaimana dengan Anda, pak kyai? Pak Kyai menjawab; Boro-boro deket, manggil-nya aja mesti pake menara,” urai Gus Dur diiringi tawa seisi ruangan.
Humor Gusdur : Mana Kuli Mana Kyai ???
Rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap: Amin, Amin, Amin!
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: “Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”
“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.”
Politik Humor Gus Dur
Oleh Moh. Mahfud M.D.
Seorang pejabat tinggi, sebut saja si Fulan, merasa deg-degan dicap sebagai
koruptor oleh Gus Dur. Sebab, Gus Dur mengatakan bahwa perbuatan tertentu yang
dilakukan si Fulan tak bisa lain kecuali diartikan korupsi. “Dibolak-balik
bagaimanapun, itu adalah korupsi. Titik,” kata Gus Dur.
Mungkin atas permintaan si Fulan atau diimbau orang lain, salah seorang yang
dekat dengan Gus Dur meminta agar Gus Dur tak lagi menyerang si Fulan, apalagi
dengan tuduhan korupsi. Si Fulan dalam kasus itu sama sekali tak melakukan
korupsi, melainkan sekadar meneruskan secara resmi sebuah permohonan. Apalagi,
ada yang memalsukan susbtansi persoalannya. Gus Dur pun setuju untuk tak lagi
mengatakan si Fulan korupsi
Tetapi besoknya, Gus Dur bilang si Fulan itu tergolong teroris karena ikut
mendalangi beberapa kerusuhan. Ketika ditanya mengapa masih menyerang si Fulan,
padahal sudah menyatakan tak akan menyerangnya lagi, Gus Dur pun menjawab bahwa
dirinya sudah memenuhi janji untuk tidak lagi mengatakan si Fulan korupsi.
“Saya tadi kan tak bilang dia korupsi, saya hanya bilang teroris,” jawabnya
enteng.
***
Cerita tersebut menunjukkan kelihaian Gus Dur melakukan serangan politik sambil
berkelit dengan mengundang senyum geli. Serangan atau kelitan poitik Gus Dur
kerap mengundang tawa geli karena selain sangat keras juga lucu. Dia memang
dikenal sebagai penyaji humor politik tingkat tinggi.
Kita masih ingat humor politik Gus Dur yang dilempar kepada Presiden Kuba Fidel
Castro. Ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke Kuba, Gus Dur memancing tawa
saat menyelingi pembicaraannya dengan Castro bahwa semua presiden Indonesia
punya penyakit gila. Presiden pertama Bung Karno gila wanita, presiden kedua
Soeharto gila harta, presiden ketiga Habibie benar-benar gila alias gila
beneran, sedangkan Gus Dur sendiri sebagai presiden keempat sering membuat
orang gila karena yang memilihnya juga orang-orang gila.
Sebelum tawa Castro reda, Gus Dur langsung bertanya. “Yang Mulia Presiden
Castro termasuk yang mana?” Castro menjawab sambil tetap tertawa, “Saya
termasuk yang ketiga dan keempat.”
Apa selesai sampai di situ? Tidak. Ketika mengunjungi Habibie di Jerman, oleh
orang dekat Habibie Gus Dur diminta mengulangi cerita lucunya dengan Castro
itu. Merasa tak enak untuk menyebut Habibie benar-benar gila atau gila beneran,
Gus Dur memodifikasi cerita tersebut. Kepada Habibie, dia mengatakan, dirinya
bercerita kepada Castro bahwa presiden Indonesia hebat-hebat.
Kata Gus Dur, Presiden Soekarno negarawan, Presiden Soeharto seorang hartawan,
Presiden Habibie ilmuwan, sedangkan Gus Dur wisatawan.
Selain menghindari menyebut Habibie benar-benar gila, jawaban itu sekaligus
merupakan jawaban Gus Dur yang bersahabat atas kritik bahwa dirinya sebagai
presiden banyak pergi ke luar negeri seperti berwisata saja.
Gus Dur memang sangat humoris. Bahkan, pelawak-pelawak Srimulat jadi kelabakan
jika beradu lucu dengan Gus Dur. Suatu saat, Tarzan Srimulat dan kawan-kawan
mengaku kehabisan bahan untuk melucu karena acaranya didahului dengan sambutan
Gus Dur yang sangat lucu. Dalam melucu, Gus Dur tak jarang memulai dengan
menertawai dirinya sendiri sehingga orang lain tak tersinggung.
Ketika berceramah di depan kerumunan massa, misalnya, Gus Dur mengajak massa
untuk membaca salawat bersama-sama dengan suara keras. Setelah itu, dia
mengatakan, selain mencari pahala, ajakan membaca salawat tersebut adalah untuk
mengetahui berapa banyak orang yang hadir.
“Dengan lantunan salawat tadi, saya jadi tahu berapa banyak yang hadir di sini.
Habis, saya tak bisa melihat. Jadi, untuk tahu besarnya yang hadir, ya dari
suara salawat saja,” jelasnya.
Tapi, humor dan kelitan Gus Dur bukan sekadar lucu-lucuan. Ketika pada
1998/1999 terjadi kontroversi panas mengenai wacana negara kesatuan dan negara
federal, Gus Dur menawarkan solusi agak lucu tetapi mengena. Ketika itu, Amien
Rais dengan bendera PAN mengajak kita berwacana atau memikirkan kemungkinan
Indonesia menjadi negara federal. Menurut Amien, negara federal bisa lebih
demokratis diterapkan di negara sebesar Indonesia.
Ajakan itu kontan mendapat tanggapan panas, misalnya, dari Akbar Tandjung
(Golkar) dan Megawati (PDIP). Amien diserang habis karena dianggap mau merusak
keutuhan dan persatuan bangsa dan negara.
Ketika ditanya soal kontroversi itu, Gus Dur mengatakan, negara federal baik
karena menjamin lebih demokratis, sedangkan negara kesatuan baik karena lebih
menjamin keutuhan bangsa.
“Kalau saya begini saja, namanya tetap negara kesatuan, tapi isinya pakai
negara federal. Gitu saja kok repot,” kata Gus Dur dalam wawancara eksklusif
dengan RCTI.
***
Entah kebetulan, entak tidak, sesudah itu Amien menarik gagasannya soal wacana negara federal karena banyak yang belum paham. Kata Amien, yang penting lebih demokratis. Kalau nama federal tak diterima, ya sudah. Hebatnya lagi, UU No 22/1999 (kemudian diubah dengan UU No 32/2004) tentang Pemerintah Daerah tetap menganut negara kesatuan, tetapi isinya meniru negara federal. Dalam UU tersebut, pemerintah pusat hanya diberikan urusan-urusan yang biasa dimiliki negara federal, yaitu keuangan, hubungan luar negeri, hankam, dan peradilan (kemudian ditambah dengan urusan agama).
Saat ini, Gus Dur dirawat di rumah sakit. Tapi, media massa memberitakan bahwa dari tempat perawatannya di RSCM Gus Dur masih terus melontarkan humor-humor politik yang menyegarkan. Humor bagi Gus Dur adalah vitamin yang menyehatkan.Moh. Mahfud M.D., menteri pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid, kini anggota DPR-RI dari PKB
Via : berbagai sumber mutiarahadis.co.cc,jokermerah.net,www.akupercaya.com,buntetpesantren.org,putrabatubara.multiply.com,freelists.org,pbasunny.co.cc,iwansusanto.com,blogberita.net,news.okezone.com,gusdur.net
Silahkan menikmati, saya akan mencoba melengkapi kumpulan humor Gusdr, sambil update

Subscribe to RSSLangganan Artikel Gratis


Minggu, 26 Juni 2011

Heidi Klum, Bugil Demi Penonto


HEIDI KLUM

RMOL.Untuk merangsang pemirsa tertarik menonton pertunju­kan­nya, supermodel Heidi Klum sengaja berpose telanjang un­tuk promosi Project Runway.
Klum tampil polos dan hanya mengenakan dasi merah muda yang terpotong setengah, dalam kampanye iklan musim kesem­bilan reality show tersebut.
Berbicara tentang tema mu­sim ini, Klum mengatakan, ‘’Musim ini pasti lebih seksi daripada kampanye terakhir yang telah kami lakukan untuk Project Runway. Aku rasa kau bisa bilang Hans and Franz merayakan musim kesem­bi­lan!’’ ujarnya seperti dikutip situs aceshowbiz.com.
Musim terbaru proyek fes­yen garapannya itu akan me­nampilkan 20 kontestan da­lam pembuka dan para calon de­sainer ini harus menjelas­kan ke­pada para juri alasan mereka layak mendapatkan tempat di posisi 16 besar.
Pemenang musim ini akan membawa pulang uang tunai sebesar 100.000 dolar AS dari Lor’eal Paris untuk memulai lini busananya, sebuah fashion spread di majalah Marie Claire dan suite teknologi senilai 50.000 dolar AS dari Intel dan HP untuk menciptakan bisnis, serta kesempatan untuk men­jual koleksi eksklusif melalui Piperlime.com.

Beginilah kondisi guru indonesia yang mengajar di jepang


                                                                            Risman
Saya punya teman yang mengajar di sekolah indonesia Tokyo,Risman, bagaimana kondisi guru di situ, ikutilah obrolan ini
 
bapitih wak 15 juta lai bisa pai ka japang
lai da kas, PP Pdg-Jkrt-Narita Rp 9,5 juta da kas, tapu nan maha sewa hotel, samalam paliang murah 5 ribu yen (Rp 500 ribu)
hotel kelas melati ndak ado do tokyo
 
ndak do doh da kas, weekly namonyo, 5 ribu yen samalam, sakali sarapan pagi sajo nyo, makan di lua
jadi 30 juta baru agak aman yo
itulah kiro2
harago pitih awak jatuah bana da kas
baraarti 1 tahun gaji guru di indonesia
haha kiro baitulah da kas
sewa rumah bara di tokyo
paliang murah 65 ribu yen (Rp 6,5 juta)
alun listrik, gas, aia, telpn, rato2 habis 120 ribu yen sabulan (Rp 12 juta)
bara gaji di sekolah indonesia tu
Sekitr 200 ribu yen da kas
hebat tu
a;hdulillah da kas, biaya hidup kan tau da kas tu, tapi syukurlah
kalau dikirim kakampuang gadang mah
alhmdulillah da

NIKAH SEJENIS

 PERNIKAHAN SESAMA JENIS MARAK DI AMERIKA SERIKAT
 Kasra Media, Juni
            Rencana pernikahan antar sesama jenis di negara bagian New York mengalami peningkatan seiring disahkannya undang-undang pernikahan sesama jenis pada Jumat, 23 Juni 2011.
             Seperti dilansir dari kantor berita Associated Press (AP),  pasangan sesama jenis, Yvonne Lindesay dan Elaine Livingston misalnya,  berencana menikah setelah mengetahui hasil pemungutan suara anggota senat. "Saya menangis. Telepon kami berdering," ujar Lindesay.
             Perancang busana asal New York, Malcolm Harris, juga tidak membuang waktu  melamar kekasihnya yang telah dipacari selama sembilan tahun. Adapun salah seorang perencana pernikahan sesama jenis di Boston, Bernadette Smith, berencana memindahkan bisnisnya ke kota New York.
              Sejumlah pasangan sesama jenis membatalkan rencana mereka menikah di luar negara bagian New York. Mereka mulai memesan tempat untuk pernikahan di kota tersebut.
Seperti diketahui anggota senat Amerika Serikat di negara bagian New York akhirnya mengesahkan undang-undang pernikahan sesama jenis. Dengan undang-undang tersebut, para kaum homoseksual di seantero AS dapat mengikat cinta mereka di kota yang dijuluki Big Apple ini.

                                                          yang ini bukan sama jenis lho


                Pengesahan undang-undang pernikahan sesama jenis disahkan setelah melalui pemungutan suara anggota senat pada Jumat, 24 Juni 2011. Dengan kemenangan 33-29, undang-undang ini dapat segera berlaku 30 hari sejak disahkan.

Sabtu, 25 Juni 2011

cerbung bagian IV

KAMPUNGKU DULU
Oleh:Kasra Scorpi
Menjelang mata mengantuk pemuda-pemuda itu mengajari kami berpetatah petitih, berpantun dan pasambahan, suatu waktu-waktu juga diajari bela diri silat serta berbagai ilmu perdukunan.
                Pada bulan maulud orang mengadakan pengajian di surau kincir, ramai sekali. Ibu-ibu membawa jamba yang didalamnya berisi nasi dengan sambal ayam beserta lemang dan goreng pisang.
                Guru yang biasa memberikan pengajian adalah Inyiak Sutad, seorang ulama kenamaan. Beliau tamatan sebuah sekolah  agama yang ada di kampung dekat kampungku. Belia sekolah disitu sampai tamat, sampai kelas tujuh. Ilmu agamanya sangat dalam.
Dalam memberikan pengajian tampilannya sangat menarik. Ia hafal dengan tarikh Islam dari a sampai z. Dengan lincah, menggunakan bahasa kampungku yang diselingi bahasa arab, ia memaparkan kondisi Makkah di zaman jahiliyah, penyembahan masyarakat Makkah terhadap berhala, penyerangan kabah oleh tentara gajah, burung-burung hababil, sampai saat kelahiran nabi. Dari mulutnya meluncur ayat-ayat Quran dan hadis nabi seperti air menmgalir. Hadirin terpesona dan berdecak kagum mendengar pengajiannya.
                Setelah mendengar pengajian Inyiak Sutad acara maulud nabi ditutup dengan makan  dan doa bersama.
                Bagi orang kampugnku Inyiak Sutad merupakan seorang ulama yang sangat dikagumi. Salah seorang pengagumnya adalah Inyiakku.
                Dalam suatu percakapan menjelang tidur Inyiakku mengatakan, “Waang nanti menyambung ke sekolah agama ya, boleh seperti Inyiak Sutad”.
                “ Kalau menyambung ke SMP bagaimana Nyiak” jawabku menyanggah.
                “Tidak apa, tetapi lebih bagus ke sekolah agama” kata Inyiakku.
                “ Bagusnya?”
                “ Coba waang lihat Sutad mengaji, Ia hafal Quran dan Hadis, ia dipanggil orang kemana-mana, Ia tak pernah dibenci orang. Kalau nanti masuk sekolah agama dan rajin belajar bisa pula seperti sutad itu, kan bagus”.
                “ Lain itu apa bagusnya” tanyaku lagi.
                “ Kalau jadi malin, ketika mendoa kita duduk di ujung, orang akan menghidangkan sambal yang enak kepada kita” Inyiakku coba berseloroh.
                Masuk sekolah agama? Aku hafal betui dengan tampang anak sekolah agama yang ada di kampung dekat kampungku. Mereka pakai peci, baju taluak balango, kain sarung dan terompa, menyandang buntil di punggung. Oleh orang kampungku anak sekolah itu dipanggil dengan pakiah.
Hampir setiap hari, anak sekolah agama itu mendatangi rumah-rumah penduduk. Di halaman mereka mengucapkan assalamualaikum sembari membuka buntilnya untuk meminta bantuan beras,  Kalau orang rumah memiliki banyak persediaan beras ia akan memberi pakiah barang setekong, tetapi jika tidak punya orang rumah hanya mengucapkan “maaf dulu kiah”. Pakiah itu menuju rumah sebelah.  
Kalau nasib lagi mujur, aku lihat pakiah keberatan menyandang buntilnya, tetapi jika kurang beruntung buntil kempislah yang disandangnya keliling kampung.
                “ Jadi kalau aku masuk sekolah agama tentu akan mamakiah seperti itu ya” pikirku. “ Ah, tidak,tidak, aku malu”
                Kemudian aku katakan kepada Inyiakku, “ aku masuk SMP saja Nyiak karena cita-citaku ingin menjadi penyiar radio.
                “Penyia radio? Apa pula itu? Baru sekali ini aku mendengar, apa yang akan dapat diperoleh dari penyiar radio” Demikian barangkali  pemikiran di kepala Inyiakku.
                Namun beliau tidak mematahkan cita-citaku. “Kalaulah itu keinginan waang bagaimana lagi”.
                Kemudian Inyiakku diam, aku juga diam bersama diamnya malam di kampungku.