Unik

Senin, 25 Juli 2011

Tilang Pengendara Motor, Polantas Malah Ditonjok

 
Dokumentasi Okezone
JAKARTA - Nasib nahas menimpa seorang polisi dari Satuan Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Briptu Mulyana. Dia ditonjok seorang pengendara sepeda motor.

Pada Senin(25/7) kemarin sekira pukul 13.00 WIB di sekitar lampu merah Kebon Sirih tepatnya di samping Bangkok Bank, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Saat itu, Mulyana hendak menilang seorang pengendara motor yang tidak menyalakan lampu.

Namun, saat menghampiri pengendara motor yang diketahui bernama Gan Thien I (40) tersebut, Briptu Mulyana justru kena bogem mentah.

"Ketika itu saya minta dia menepikan motornya," kata Mulyana saat dihubungi wartawan, Selasa (26/7/2011).

Mulyana kemudian meminta kelengkapan surat dari pengendara. Namun, permintaan Mulyana ini justru ditanggapi dengan cacian dari pengendara sambil mengatakan, "Saya ini mau minta suaka, kok dipersulit," tiru Mulyana.

Mulyanan meminta pelaku untuk tenang dan kembali meminta kelengkapan surat. Kali ini pelaku mau memberikannya, Namun saat dilihat Mulyana, pelaku justru merebut kembali STNK miliknya.

"Melihat reaksinya, saya minta kembali STNK motor pelaku untuk ditilang. Tapi dia justru mengamuk dan memukul," ujarnya.

Mulyana dipukul pada bagian perut dan tangan. "Baju saya ditarik-tarik sama dia," kata dia. Mendapatkan serangan dari pengendara, Mulayana kemudian melawan. "Saya piting dia, tapi dia mengamuk," tambah Mulyana.

Setelah bergulat, Mulyana menyerahkan pelaku ke atasannya Ipda RD Tutuko untuk diproses tilang. Namun, pelaku rupanya masih menyimpan dendam. Dia kemudian berlari ke arah Mulyana yang sedang menegur seorang pelanggar lalu lintas.

Kejadian ini langsung jadi tontonan masyarakat. "Saya didorong ke arah motor pengendara yang saya tegur," kata dia.

Mulyana pun kembali bergulat dengan pelaku hingga akhirnya dipisahkan oleh temannya. "Akhirnya dia dibawa ke Polda Metro Jaya," imbuh Mulyana.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa membenarkan adanya peristiwa ini. "Iya benar, sekarang masih dalam proses," ujar Royke singkatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar