Agam,KM
Walaupun Pemerintah Agam baru saja menyalurkan 1.040 ton pupuk urea bersubsidi, petani masih saja merasakan kelangkaan pupuk. Mereka masih sulit mendapatkan pupuk bersubsidi itu, sehingga harus membeli pupuk non subsidi kepada pedagang dengan harga mencapai Rp 150 ribu lebih/karung, padahal harga HET pupuk bersubsidi hanya Rp.80 ribu/karung.
Seperti dikatakan salah seorang pengecer pupuk bersubsidi untuk nagari III Koto Silungkang kecamatan Palembayan Akhyar Eldin memang banyak petani yang meminta agar jatah pupuk ditambah, karena mereka selalu merasakan kekurangan.
“ Sepertinya pupuk bersubsidi itu tidak pernah cukup, hari ini saya membawa 3 ton pupuk dari distributor di Bukittinngga untuk gabungan kelompok tani tetapi masih banyak petani tidak kebagian, namun untuk meminta penambahan itu petani harus melalui kelompok tani, kalau mengecer hanya menyalur dari distributor sesuai ketentuan” kata Akhyar Eldin Sabtu(15/10).
Sementara itu Asisten II Agam membidangi perekonomian rakyat Eldi Zein mengatakan, belum lama ini telah didalurkan 1.040 ton pupuk bersubsidi untuk petani.
Namun pupuk bersubsidi untuk Agam 2011 yang tersalurkan memenag baru separoh, sisanya akan disalurkan Nopember dan Desember 2011.Jumlah jatah pupuk Agam 2011 sebanyak 10.437 ton, yang disalurkan ke petani sampai Oktober 2011 baru 4.987 ton, yang belum disalurkan 5.450 ton lagi.
Pupuk tersebut disalurkan oleh 3 distributor yakni CV Gian Tani, CV Putra Arena dan CV Dt Kabasaran.
CV Gian Tani menyalurkan untuk kecamatan Banuhampu Sungai Pua, Ampek Koto, Lubuak Basuang,Tanjung Mutiara dan Tilatang Kamang.
CV Putra Arena mendisribusikan ke kecamatan Tanjung Raya, Ampek Nagari, Ampek Angkek, Canduang, Palembayan, Sungai Pua.
CV Dt Kabasaran mendistribusikan ke kecamatan Baso, Palupuah, Malalak, Matur dan Kamang Magek
Kecamatan terbanyak memperoleh pupuk subsidi adalah Lubuk Basung 1.401 ton,menyusul Palembayan 1.144 ton dan Ampek Nagari 966 ton.
Sementara yang paling sedikit menerima pupuk subsidi adalah kecamatan Malalak hanya 202 ton, Sungai Pua 327 ton dan Palupuah 377 ton. Penjatahan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan RDKK.
Penyaluran pupuk juga tergantung kepada kedatangan pupuk dari Pabrik ke distributor.
Eldi zein meminta pendistribusian sampai ke petani melalui pegecer dan gabungan kelompok tani dilakukan sesuai ketentuan, harus tepat jumlah dan tepat harga(ks)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar